Viral Plang Petunjuk Arah ke Jepang dan Semarang, Ternyata Ini Faktanya

Viral Plang Petunjuk Arah ke Jepang dan Semarang, Ternyata Ini Faktanya



Kudus

Foto plang petunjuk jalan ke arah Jepang dan Kota Semarang viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Bagaimana fakta di balik plang petunjuk jalan tersebut?

Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @sosmedkeras. Foto tersebut menunjukkan petunjuk arah menuju ke arah Jepang dan Semarang dengan keterangan, “Otw pindah ke Jepang, kalian kapan.”

Pantauan detikcom, Sabtu (10/10/2020), unggahan yang diunggah pada Rabu 7 Oktober 2020 disukai 7 ribu akun dan di-retweet 705 kali.

Unggahan tersebut pun mendapatkan komentar yang beragam. Mereka penasaran keinginan untuk pergi ke Jepang yang ada di Jawa Tengah itu.

“Ini plang dimana anjir, pengen ke sana dah wkwk,” tulis akun @sem.

“Bendino aku ning umah mu lewat Jepang lip, Jepang dengan kearifan kota Kudus,” tulis akun @surindih.

“Jepang di sebelah mananya poncol,” tulis akun @sickgarette.

“Itu mah Desa Jepang di Kudus, Kudus ada desa yang satu namanya Jepang yang 1 lagi namanya Japan,” tulis akun @shk.

detikcom mencoba menelusuri keberadaan petunjuk arah yang bertuliskan Jepang. Setelah dicari ternyata benar adanya. Petunjuk jalan itu berada di Jalan Patimura turut Desa Loram Wetan Jati, Kabupetan Kudus, Jawa Tengah.

Di situ ada petunjuk arah untuk menuju ke Kota Kudus dan Kota Semarang. Sedangkan petunjuk jalan lain menuju ke Jepang.

Sekretaris Desa Jepang, Ngadiman, menjelaskan tentang petunjuk arah Desa Jepang yang berada di pertigaan jalan Desa Loram Wetan. Dia menjelaskan, di Desa Jepang terdapat tiga dukuh.

“Benar itu petunjuk arah menuju desa kami, Desa Jepang termasuk di wilayah Kecamatan Mejobo,” ujar Ngadiman saat ditemui detikcom di Balai Desa Jepang, Jumat (9/10).

“Desa Jepang terdapat tiga dukuh. Yakni Jepang, Pendem Kulon, dan Pendem Wetan,” lanjutnya.

Lihat juga video ‘Demo di Semarang: DPRD Jateng Dicoret-coret, Pagar Dirobohkan’:

[Gambas:Video 20detik]

(sip/sip)



Source link

Leave a Reply