VIDEO: Stigma Negatif Masih Melekat pada Pasien Sembuh COVID-19 di Masyarakat

VIDEO: Stigma Negatif Masih Melekat pada Pasien Sembuh COVID-19 di Masyarakat



Liputan6.com, Jakarta – Stigma negatif masih dirasakan pasien sembuh COVID-19 di Magetan, Jawa Timur. Teman kerja, maupun warga, masih banyak yang menghindar ketika bertemu.

Lalu seperti apa perjuangan pasien sembuh COVID-19, agar bisa diterima kembali di masyarakat. Berikut liputannya untuk Anda, pada Liputan6, 16 Oktober 2020.

Fery Yoga Saputra adalah salah satu pasien sembuh positif dari COVID-19, yang sehari-hari bertugas sebagai Satgas COVID-19 Kabupaten Magetan.

Dia sebelumnya dinyatakan positif COVID-19, dan kini sudah sembuh total. Meski hasil swab sudah dinyatakan negatif, tetapi awal dia masuk kerja, masih banyak teman yang memperlakukan dirinya, seolah masih positif Covid-19. Seperti meninggalkannya ketika berdekatan.

Begitu juga yang dirasakan Benny Prasetiyo, salah satu pegawai di Satpol PP kabupaten setempat. Meski telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, tapi masih saja ada stigma atau anggapan negatif yang menempel pada dirinya. Selain di kantor, warga lingkungan banyak yang menjauh.

“Soalnya pas waktu saya pulang dari karantina, konsultasi langsung sama dokter, katanya, orang yang sudah dinyatakan negatif, tidak bisa menularkan, tapi untuk 3 hari karantina untuk meredam situasi lingkungan, jadi memang booming-nya penyakit corona, memang orang itu takut,” ujar  Benny Prasetiyo, Pasien Sembuh.

Kurangnya pemahaman tentang COVID-19, menjadi salah satu penyebab enggannya warga menerima, dan berkumpul kembali dengan pasien sembuh dari COVID-19. Karena itu, diperlukan sosialisasi kepada masyarakat luas, tentang penyakit COVID-19, dan bagaimana menyikapinya, agar tidak menjadi beban bagi pasien, yang sudah dinyatakan sembuh. 

“Warga kita kasih pemahaman, kemudian lingkungan sedikit-sedikit kadang mulai mendekat, kita kasih pemahaman, akhirnya paham, arti covid seperti ini, tidak lepas dari itu, kami kebetulan ngantor pertama kali, juga banyak dari temen-temen kami masih takut, padahal kita sudah negatif, tapi masih takut dan itu wajar, karena pemahaman mengenai covid masih minim di semua masyarakat,” ungkap Fery Yoga Saputra, Pasien Sembuh.

Saat ini, di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Magetan, ada 22 pegawai yang dinyatakan positif virus corona. Mereka tersebar di sejumlah kantor, di antaranya, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, BPPKAD, PDAM, Bank dan Puskesmas.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.



Source link

Leave a Reply