Sederet Temuan Penting TGPF di Intan Jaya Papua

Sederet Temuan Penting TGPF di Intan Jaya Papua



Jakarta

Hingga Rabu (14/10/2020), Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus kekerasan di Intan Jaya, Papua telah meminta keterangan dari 26 saksi, baik secara langsung maupun melalui telepon. Ketua Tim Investigasi Lapangan TGPF Benny Josua Mamoto menegaskan, semua saksi tidak ada yang menyaksikan langsung peristiwa pembunuhan terhadap Pendeta Yeremias Zanambani, Sabtu (19/9/2020).

“Bapak Pendeta Yeremias ditembak di kandang babi pada petang hari, dan baru meninggal malamnya. Jenazah diambil keluarga ke esokan harinya. Tak ada yang melihat langsung siapa pelaku,” papar Benny Mamoto kepada Tim Blak-blakan detik.com, Rabu malam.

Kepada TGPF yang menemuinya, isteri Pendeta Yeremias mengungkapkan bahwa jenazah sengaja dimakamkan pada hari Minggu atas persetujuannya dan keluarga. Sebab saat itu kondisinya dinilai rawan sehingga harus cepat dimakamkan.

“Jadi pemakaman pada hari Minggu itu bukan karena ada tekanan pihak-pihak tertentu,” ujar Benny.

Isteri pendeta, lanjut Benny, menemukan Pendeta Yeremias sudah bersimbah darah di kandang babi. Sebelumnya mereka berdua ke kandang babi untuk memberi makan ternak peliharaan mereka. Setelah itu sang isteri diminta pulang terlebih dahulu dan Pendeta berjanji akan segera menyusul.

Karena tak kunjung muncul, sang isteri kembali ke kandang babi dan melihat Pendeta sudah bersimbah darah tapi masih bernafas.

“Isterinya ini terus kembali ke rumah untuk meminta tolong dan meminta dua ibu untuk memeriksa kondisi Pendeta di kandang babi,” kata Benny.

Terkait penyataan Pendeta Petrus Bonyadone agar TNI mengakui sebagai pelaku penembakan terhadap Pendeta Yeremias Zanambani, dia menyebutnya sebagai kesimpulan terlalu dini. “Itu harus didukung bukti-bukti dan kesaksian yang cukup,” ujarnya.

Sang isteri mengaku Pendeta Yeremia sempat menyampaikan beberapa informasi sebelum mengembuskan nafasnya terakhir. Informasi apa saja yang disampaikan? Juga barang bukti dan fakta-fakta apa saja yang didapat TGPF selama sepekan di Intan Jaya?

Saksikan selengkapnya dalam Blak-blakan Benny J Mamoto, “Menguak Keanehan Teror di Papua” di detik.com, Jumat (16/10/2020).

[Gambas:Video 20detik]

(ddg/ddg)



Source link

Leave a Reply