Sambut Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,43 Persen

Sambut Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,43 Persen



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan Jumat pekan ini. IHSG tetap menguat meski Indonesia resmi masuk jurang resesi usai pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 minus.

Pada prapembukaan perdagangan Jumat (6/11/2020), IHSG menguat 15,83 poin atau 0,30 persen ke level 5.276,16. Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih tetap menguat dengan naik 21,63 poin atau 0,49 persen ke level 5.287,25.

Sementara indeks saham LQ45 juga menguat 0,84 persen ke posisi 822,94. Seluruh indeks acuan berada di zona hijau.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.296,27. Sedangkan terendah 5.276,15.

Sebanyak 188 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 32 saham melemah dan 123 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham cukup ramai yaitu 25.342 kali dengan volume perdagangan 490,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 385,9 miliar.

Tercatat, investor asing beli saham di pasar regular mencapai Rp 36,75 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.360 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor aneka industri yang melonjak 1,44 persen. Kemudian sektor perkebunan yang menguat 0,80 persen dan sektor pertambangan naik 0,77 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain, MTWI naik 18,97 persen ke Rp 69 per lembar saham. Kemudian NOBU naik 13,79 persen ke Rp 1.155 per saham dan UANG naik 9,62 persen ke Rp 228 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain NZIA turun 6,95 persen ke Rp 174 per lembar saham, IKAI yang turun 6,78 persen ke Rp 55 per lembar saham dan YULE turun 6,67 persen ke Rp 252 per saham. 



Source link

Leave a Reply