Saling Lempar Pusat-DKI soal Habib Rizieq Wajib Karantina 14 Hari

Saling Lempar Pusat-DKI soal Habib Rizieq Wajib Karantina 14 Hari



Jakarta

Setiba di Indonesia, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab wajib dikarantina 14 hari sesuai aturan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Pihak Pemprov DKI Jakarta maupun pemerintah pusat saling lempar terkait karantina Habib Rizieq itu.

Pesawat yang ditumpangi Habib Rizieq dari Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa 10 November 2020 pukul 08.37 WIB. Habib Rizieq langsung disambut pendukungnya yang ‘memutihkan’ Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Habib Rizieq langsung menuju mobil dan meninggalkan Bandara Soetta pukul 09.57 WIB menuju kediamannnya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Sebelum Habib Rizieq tiba, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengingatkan aturan karantina di rumah selama 14 hari berlaku bagi Habib Rizieq seperti WNI dari luar negeri lainnya.

“Iya betul berlaku bagi siapapun (tanpa terkecuali),” kata Dirjen P2P Kementerian Kesehatan, M Budi Hidayat, saat dihubungi, Kamis (5/11/2020).

Menurut Budi, setibanya di RI, Habib Rizieq seperti WNI dan WNA dari luar negeri lainnya, wajib melakukan test PCR dengan hasil negatif.

Budi menyebut jika hasilnya menunjukkan negatif dan tanpa gejala apapun, maka Habib Rizieq, sesuai aturan yang berlaku wajib mengkarantinakan diri selama 14 hari. Menurutnya aturan tersebut sudah sesuai dengan UU no 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Menanggapi karantina Habib Rizieq, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyerahkan karantina Habib Rizieq kepada Satgas Penanggulangan COVID-19 Pusat.

Sementara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 tingkat pusat justru mewajibkan Satgas COVID-19 DKI untuk memantau karantina 14 hari Rizieq.

Selengkapnya ada di halaman selanjutnya.



Source link

Leave a Reply