Sadis, Fakta Mengerikan Liverpool Usai Hancurkan Atalanta

Sadis, Fakta Mengerikan Liverpool Usai Hancurkan Atalanta


VIVA –  Liverpool tampil mengerikan saat bertandang ke markas Atalanta di Gewiss Stadium, Rabu dini hari WIB, 4 November 2020, dalam matchday 3 fase grup Liga Champions.

Liverpool mengamuk dengan menghancurkan tuan rumah lima gol tanpa balas. Diogo Jota menjadi bintang di laga ini setelah mencetak hattrick.

Gol-gol pemain asal Portugal itu tercipta menit 16, 33, dan menit keke-55. Ini menjadi hattrick pertama Jota untuk Liverpool. Dua gol tambahan dicetak Mohamed Salah menit ke-47 dan Sadio Mane dua menit kemudian.

Kemenangan ini membawa Liverpool kian kokoh di puncak klasemen sementara Grup D dengan sembilan poin. Sedangkan Atalanta harus rela turun ke posisi tiga digeser oleh Ajax Amsterdam yang menang atas Midtjylland di pertandingan lain.

Berikut rekor Mengerikan yang dicatatkan Liverpool usai menghancurkan Atalanta, dilansir Opta:

1. Kemenangan 5-0 Liverpool adalah yang terbesar oleh klub Inggris saat bertandang ke tim Italia di kompetisi Eropa.

2. Mohamed Salah kini telah mencetak 21 gol untuk Liverpool di Liga Champions, setara dengan Steven Gerrard sebagai pencetak gol tertinggi klub dalam sejarah Piala Eropa / Liga Champions.

3. Liverpool tak terkalahkan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi. Terakhir kali Liverpool dihempaskan Aston Villa 2-7 pada 5 Oktober 2020.

4. Liverpool melanjutkan tren positifnya. Liverpool selalu menang dalam 4 laga tandang terakhirnya di fase grup Liga Champions.

5. Liveropool masih sempurna di fase grup Liga Champions musim ini dengan tiga kemenangan tanpa kebobolan.

6. Ini menjadi kemenangan pertama Juergen Klopp di Italia dan kemenangan tandang terbesar Liverpool di Liga Champions sejak 2018 .

7. Ini adalah kedua kalinya dalam sejarah Liga Champions, Liverpool memulai laga dengan memainkan dua remaja, yaitu Rhys Williams dan Curtis Jones (juga Danny Guthrie dan Lee Peltier v Galatasaray pada Desember 2006).

8. Kekalahan Atalanta menjadi terbesar kedua tim Italia di kandang sendiri di kompetisi Eropa, setelah kekalahan 1-7 AS Roma dari Bayern Munich pada Oktober 2014 di Liga Champions



Source link

Leave a Reply