You are currently viewing Ricuh Demo Tolak Omnibus Law Makassar, Polisi Sebut Mahasiswa Disusupi Aliansi Makar

Ricuh Demo Tolak Omnibus Law Makassar, Polisi Sebut Mahasiswa Disusupi Aliansi Makar



Liputan6.com, Makassar – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam turun langsung untuk melerai kericuhan antara warga dan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang melakukan aksi demo penolakan UU Cipta Lapangan Kerja atau Omnibus Law di Jalan AP Pettarani, Makassar Sulawesi Selatan. Kericuhan yang dimulai pada Kamis (22/10/2020) sekitaru pukul 21.00 itu baru reda saat menjelang tengah malam.

Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara itu menyebutkan bahwa demonstrasi mahasiswa mulanya berjalan aman, namun saat malam tiba kericuhan pecah. Apalagi saati itu mahasiswa mulai disusupi oleh kelompok yang menamai diri mereka Makar. 

“Ini berawal dari unjuk rasa menolak omnibus law yang dilkukan oleh elemen mahasiswa. Namun usai magrib, disusupi juga dengan aliansi yang mereka sebut dirinya Makar,” kata Merdisyam kepada awak media, Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 00.15 Wita. 

Aliansi makar itu, lanjut Merdisyam, menjadi penyebab pecahnya kericuhan antara warga dan mahasiswa. Ulah mereka yang melempar, merusak hingga menjarah di sekirat lokasi kejadian menyulut amarah warga hingga kericuhan terjadi.

“Beberapa CCTV dirusak. Dan kebetulan di depan sini ada kantor salah satu partai politik. Disana ada mobil ambulans yang terparkir juga jadi sasaran massa. Hal ini, mendapatkan perlawanan dari masyrakat,” terangnya. 

Pihak kepolisian pun akan menyelidiki keberadaan aliansi Makar di Kota Makassar. Aliansi itu dianggap bisa menjadi perusak aksi mahasiswa karena telah memprovokasi demosntran hingga terjadi anarkisme. 

“Kita akan kumpulkan bukti-bukti nanti terkait pengerusakan dan pembakaran. Makar yang menyusupi aksi mahasiswa dan mereka melakukan upaya-upaya provokasi, bahkan upaya anarkis. Kita akan selidiki aliansi Makar,” tegasnya.

 



Source link

Leave a Reply