Putri Josephine, Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Remaja Bangsawan Belgia

Putri Josephine, Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Remaja Bangsawan Belgia



Liputan6.com, Jakarta – Putri Josephine sedang menikmati masa perkenalan dengan kehidupan Kerajaan Belgia. Gadis 17 tahun itu baru saja menerima gelarnya pada 2 Oktober lalu. Walau baru sebulan, ia telah ambil bagian menyumbangkan rambut sepanjang hampir 45 cm untuk Think Pink, kampanye kanker payudara nasional Belgia.

“Mengambil langkah besar hari ini. Selama lima tahun putri saya telah menantikan momen ini!” ibunya, Putri Delphine, mengunggah momen tersebut di Instagram pada awal pekan ini.

“Senang sekali akhirnya ia bisa menyumbangkan rambut panjangnya ke @thinkpinkbelgium #solidarity. Semoga bermanfaat,” imbuhnya.

Melansir laman People, Sabtu (7/11/2020), kehidupan Putri Josephine berubah selamanya pada Januari lalu ketika tes DNA membuktikan bahwa ibunya adalah putri mantan Raja Albert II, setelah perjuangan selama puluhan tahun untuk secara resmi diakui sebagai mantan raja.

Bulan lalu, pengadilan Brussel juga memutuskan bahwa Delphine berhak atas hak dan gelar hukum yang sama dengan tiga anak Albert lain, yakni Raja Belgia Philipe, Putri Astrid, dan Pangeran Laurent.

Alhasil, remaja itu segera menukar nama lamanya, Josephine Boel, dengan gelar baru Putri Josephine de Saxe-Cobourg Gotha, seperti yang dilakukan adik laki-lakinya Pangeran Oscar.

“Ia (Putri Delphine) tak ingin diabaikan sebagai seorang anak,” kata pengacara Delphine, Marc Uyttendaele, menjelang sidang bulan September, menambahkan bahwa ia menginginkan hak prerogatif, gelar, dan kualitas yang persis sama dengan saudara laki-laki dan perempuannya.

Meski Putri Josephine tak memiliki peran resmi dalam keluarga Kerajaan Belgia, halaman Instagram ibunya yang baru diperbarui untuk mencantumkan nama de Saxe-Cobourg menunjukkan bahwa kepribadian remaja itu cocok untuk kehidupan kerajaan.



Source link

Leave a Reply