PSI Bakal Ajukan Interpelasi ke Anies, PDIP Pilih Fokus Bahas APBD 2021

PSI Bakal Ajukan Interpelasi ke Anies, PDIP Pilih Fokus Bahas APBD 2021



Liputan6.com, Jakarta Rencana hak interpelasi yang diajukan Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI Jakarta tidak diikuti oleh seluruh fraksi. PDIP, sebagai partai politik dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD belum menentukan pengajuan hak interpelasi.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono bahkan mengaku baru mengetahui adanya pengajuan hak interpelasi terhadap Anies. Hingga saat ini, kata Gembong, PDIP tidak terfikir untuk melakukan langkah yang sama seperti PSI.

“Belum, karena kita masih fokus pada pembahasan APBD 2021 jadi kita belum sampai ke tahapan itu,” ujar Gembong kepada merdeka.com, Selasa (17/11/2020).

Gembong menjelaskan pengajuan hak interpelasi merupakan hak para legislatif terhadap eksekutif. Kendati demikian, menurut Gembong pengajuan interpelasi yang diajukan oleh PSI merupakan sikap politik.

Ketimbang mempertimbangkan mengajukan interpelasi, imbuh Gembong, PDIP lebih fokus terhadap pembahasan APBD 2021.

“Itu soal sikap politik itu. Kita sekarang lagi fokus bekerja pembahasan APBD 2021 intinya itu,” tegasnya.

Diketahui PSI DKI Jakarta akan menggulirkan hak Interpelasi untuk meminta keterangan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. PSI berpandangan Anies telah melakukan pembiaran terhadap acara keramaian yang dihadiri ribuan massa di tengah pandemi Covid-19 yang dilakukan pemimpin ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

“Kami perlu tekankan bahwa pemanggilan ini bukan urusan politik, namun ini adalah tentang penegakan protokol kesehatan yang menyangkut nyawa ribuan warga Jakarta. Kami menyayangkan, acara keramaian sudah diketahui sejak jauh-jauh hari, namun Pak Gubernur tidak ada niat untuk menegakkan aturan yang dibuatnya sendiri,” kata Wakil Ketua Komisi E dari Fraksi PSI DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, Senin (16/11).



Source link

Leave a Reply