You are currently viewing Penyebab Vertigo, Gejala dan Cara Pengobatannya

Penyebab Vertigo, Gejala dan Cara Pengobatannya



Dokter membagi vertigo menjadi dua kategori, yaitu vertigo perifer yang berhubungan dengan keseimbangan di telinga bagian dalam, serta dapat dipicu oleh infeksi, cedera, atau pengobatan. Atau jenis vertigo sentral yang disebabkan oleh kerusakan pada sistem saraf pusat.  

Ada banyak penyebab vertigo yang penting untuk diketahui. Kondisi satu ini memang membuat penderitanya merasa pusing dan lingkungan sekitarnya merasa berputar. Namun, penyakit tersebut tidak boleh disepelekan dan harus segera diatasi. Pasalnya, jika tidak segera diatasi akan berdampak terhadap kondisi kesehatan lainnya.

1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

Penyebab vertigo yang pertama yakni Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Penyebab vertigo ini terjadi saat salah satu bagian kecil di saluran telinga bagian dalam putus. Kemudian muncul rangsangan berlebih ke sel-sel rambut telinga yang sensitif. Adanya rangsangan ini membuat otak berpikir seolah-olah tubuh sedang bergerak padahal tidak.

Munculnya penyebab vertigo ini bisa dikarenakan gerakan kepala tertentu, seperti membungkuk atau menoleh ke samping ketika sedang berbaring. Umumnya dampak dari penyebab vertigo ini hanya berlangsung beberapa menit. Penyebab vertigo ini biasanya terjadi pada orang dengan usia 50 tahun ke atas.

2. Infeksi labyrinthitis

Penyebab vertigo berikutnya yakni infeksi labirintis. Labirinitis adalah kondisi di mana salah satu saraf tersebut mengalami inflamasi atau peradangan. Adanya peradangan pada saluran ini dapat menyebabkan vertigo.

Selain disebabkan oleh virus, penyebab labirinitis bisa juga dikarenakan bakteri. Bahkan selain timbul vertigo, orang yang terinfeksi berisiko mengalami sakit telinga, gangguan pendengaran, mual, hingga demam.

3. Penyakit Meniere

Penyakit Meniere merupakan penyebab vertigo selanjutnya. Vertigo dapat muncul pada penderita penyakit Meniere, yakni kondisi di mana terjadi kerusakan pada telinga bagian dalam. Penyebab Meniere sendiri belum diketahui pasti. Namun, para peneliti menduga bahwa kondisi ini disebabkan oleh jumlah cairan yang terdapat pada telinga bagian dalam menjadi tidak normal.

4. Neuritis vestibular

Penyebab vertigo ini disebabkan oleh saraf yang letaknya jauh di dalam telinga dan berfungsi untuk menghubungkan tabung labirin ke otak. Apabila ada virus yang menginfeksi area tersebut, maka labirin tulang dapat meradang.

Biasanya gejala neuritis vestibular akan muncul setelah adanya virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Neuritis vestibular juga bisa menyebabkan gangguan pendengaran tapi bisa hilang hanya dalam beberapa jam atau mungkin akan bertahan selama berminggu-minggu.

5. Sifilis

Sifilis merupakan salah satu penyebab vertigo selanjutnya. Sifilis merupakan infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini dapat menimbulkan gejala hilangnya pendengaran, pusing, dan memicu vertigo.

6 Adanya Penyakit Bawaan

Penyebab vertigo selanjutnya yakni adanya penyakit bawaan. Contohnya pengidap multiple sclerosis, migrain, dan diabetes yang bisa menjadi penyebab munculnya vertigo. Pada pasien yang menderita migrain atau diabetes, biasanya arteri akan mengeras dan menyempit, sehingga mengurangi aliran darah ke otak dan berujung pada timbulnya vertigo.



Source link

Leave a Reply