Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, Siapkah Kita?

Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, Siapkah Kita?


VIVA – Pada 2 Maret 2021 kasus konfrmasi positif Covid-19 pertama kali diumumkan di Indonesia. Tak berselang lama setelah itu, pemerintah menetapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah sebagai salah satu langkah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Tampaknya penerapan kebijakan ini tidak sepenuhnya efektif, sehingga pemerintah mulai memberlakukan kembali pembelajaran tatap muka (PTM). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengkhawatirkan terjadinya learning loss pada peserta didik, yaitu terjadi fenomena dimana sebuah generasi kehilangan kesempatan menambah ilmu karena ada penundaan proses belajar-mengajar.

Saat ini pemerintah pusat telah memberikan izin bagi pemerintah daerah untuk membuka kegiatan PTM di masa pandemi Covid-19.  Pada semester genap Januari 2021 kepala daerah diperkenankan melakukan pembukaan PTM di wilayahnya.

Pemerintah daerah sebagai pihak yang paling memahami kebutuhan dan kapasitas wilayah masing-masing memiliki kewenangan penuh untuk mengambil kebijakan. Keputusan ini dimuat dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri terbaru, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Terbaru pemerintah telah mengeluarkan SKB 4 menteri tentang Panduan Pembelajaran Setelah Vaksinasi Covid-19. Pemerintah akan membuka sekolah tatap muka di seluruh daerah dan tingkatan pada Juli 2021 setelah proses vaksinasi pada guru selesai seluruhnya. Ditargetkan vaksinasi kepada para tenaga pendidik dapat mencapai 5 juta orang pada Juni 2021.

Tantangan PTM di Masa Pandemi



Source link

Leave a Reply