Medco E&P Dapat 7 Penghargaan dari SKK Migas

Medco E&P Dapat 7 Penghargaan dari SKK Migas



Liputan6.com, Jakarta – PT Medco Energi Internasional Tbk melalui tiga anak perusahaannya meraih penilaian kinerja Key Performance Indicator (KPI) peringkat pertama tahun buku 2019 dari SKK Migas. Ketiga perusahaan tersebut berhasil meraih peringkat pertama pada bidang Operational Excellence Achievement dan Supply Chain Management (SCM).

SKK Migas memberikan penghargaan ini pada International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas, pada Jumat 4 Desember 2020 secara virtual.

Direktur Utama Medco E&P Indonesia Ronald Gunawan menjelaskan, capaian ini tidak lepas dari kerja keras dan kedisiplinan para pekerja, dalam menerapkan pilar-pilar Operational Excellence Perusahaan mulai dari produksi, pemeliharaan, pengeboran, pengerjaan sumur hingga eksekusi proyek.

Keberhasilan ini juga merupakan bukti dukungan SKK Migas dan mitra bisnis (JV) dalam pencapaian produksi nasional. “Capaian ini juga berkat inovasi yang terus dilakukan di semua blok migas Medco dalam upaya meningkatkan produksi,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020).

Anak perusahaan yang meraih peringkat pertama yaitu Medco E&P Natuna Ltd untuk Operational Excellence Achievement kategori 10–50 MBOEPD dan Medco E&P Madura Offshore pada kategori < 10 MBOEPD.

Sementara, beberapa anak perusahaan lain juga memperoleh penghargaan di peringkat lain yaitu: PT Medco E&P South Sumatra di peringkat ketiga Operational Excellent Achievement Kategori Produksi 10-50 MBOEPD.

Sementara kategori Produksi <10 MBOEPD, seluruh peringkat diduduki oleh Medco E&P yaitu: Peringkat kedua Medco E&P Rimau dan peringkat ketiga Medco E&P Lematang.

Penghargaan Bidang SCMPada bidang kinerja KPI SCM (Performance, Process & Output, Compliance), PT Medco E&P Indonesia meraih peringkat pertama.

Sementara Medco E&P Natuna Ltd. dinobatkan sebagai ‘PSC Most Committed and Cost Efficient Drilling Rig Procurement’ karena dalam tiga tahun berturut-turut berhasil mendukung program pengeboran secara efisien dan tepat waktu dalam menunjang Program 1 juta BOPD dan 12 BSCFD pada 2030.



Source link

Leave a Reply