Lido Jadi KEK Pariwisata, Ini Insentif yang Bakal Didapat Emiten Milik Hary Tanoe

Lido Jadi KEK Pariwisata, Ini Insentif yang Bakal Didapat Emiten Milik Hary Tanoe



Adapun Movieland dibangun di lahan seluas 21 hektar di kawasan MNC Lido City. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas produksi seperti backlot (lokasi shooting),sound stage (studio tertutup), peralatan produksi dengan teknologi mutakhir hingga fasilitas pasca produksi dengan teknologi berkelas dunia. 

Untuk backlot, Movieland akan menghadirkan berbagai kebutuhan area _shooting_ terbuka, seperti area perumahan, permukiman perkotaan, nuansa kota tua dan perdesaan.  Selain itu, ada area alam terbuka, termasuk area berlatar kerajaan-kerajaan di Indonesia. 

Movieland juga dilengkapi backlot berbagai fasilitas umum, seperti rumah sakit, halte bis, sekolah, supermarket hingga gedung mirip bandara. Fasilitas pendukung lainnya, sound stage seluas 1.500 meter persegi yang dilengkapi giant green screen dan water tank maupun set, khusus penunjang produksi.

Selain itu, dilengkapi dormitory atau penginapan untuk para kru film atau televisi, sehingga mereka tak perlu pulang pergi selama produksi. “Semua end to end dikerjakan di sini, sehingga kualitas produksi kita bisa seperti Hollywood,” ungkap Hary. 

Movieland berada kawasan MNC Lido City yang total luasnya mencapai 3.000  hektare. Ada lapangan golf, theme park, music festival venue seperti di Los Angeles, World Garden,seperti di Dubai, data center, technology center, danau dan taman nasional. 

“Jadi, Movieland dikelilingi fasilitas yang sangat luar biasa. Semuanya bertaraf internasional,” tutur Hary.

Pemerintah menjadikan MNC Lido City sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal itu sangat disyukuri Hary. “KEK ini mempercepat pembangunan kawasan ini,” kata Hary. 



Source link

Leave a Reply