You are currently viewing Kronologi Masalah Akta Kematian Seorang Warga Surabaya Versi Pemkot Surabaya

Kronologi Masalah Akta Kematian Seorang Warga Surabaya Versi Pemkot Surabaya



Liputan6.com, Surabaya – Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji menceritakan kronologi masalah yang menimpa Yaidah, warga Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri Surabaya, Jawa Timur, mengenai penyelesaian akta kematian anaknya.

Agus mengatakan, sekitar Agustus 2020, Yaidah mengurus akta kematian anaknya di kantor kelurahan untuk tujuan klaim asuransi. Namun, karena dia merasa proses di kelurahan itu lama, akhirnya Yaidah mencari kepastian informasi ke Mal Pelayanan Publik Siola Surabaya.

“Memang saat itu Mal Pelayanan Publik sedang menerapkan Lockdown, sehingga petugas kita juga terbatas. Karena kebanyakan mereka bekerja dari rumah,” kata Agus Imam, Jumat (23/10/2020).

Namun, di Mal Pelayanan Publik Siola Surabaya, Yaidah mendapat informasi dari petugas yang kurang tepat. Sebab, petugas itu tidak memiliki kapabilitas dalam menyelesaikan permasalahan Adminduk (Administrasi Kependudukan). Alhasil, Yaidah salah menangkap pemahaman dan mengharuskan ke Kemendagri untuk menyelesaikan akta kematian anaknya itu.

“Sebenarnya proses input nama yang bertanda petik ke SIAK dapat diselesaikan oleh Dispendukcapil. Progres itu juga dapat di-tracking melalui pengaduan beberapa kanal resmi Dispendukcapil,” ungkap Agus.



Source link

Leave a Reply