KPK Selisik Pembahasan Fee Edhy Prabowo dalam Pertemuan Eksportir Benur

KPK Selisik Pembahasan Fee Edhy Prabowo dalam Pertemuan Eksportir Benur



Liputan6.com, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Direktur PT Maradeka Karya Semesta Untyas Anggraeni dan seorang wiraswasta Bambang Sugiarto, Senin 4 Januari 2021.

Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benur atau benih lobster yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, terhadap keduanya, tim penyidik menelisik keikutsertaan perusahaan mereka sebagai salah satu eksportir benur. Selain itu, tim penyidik menelisik soal pertemuan di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diduga membahas soal fee untuk Edhy Prabowo.

“Dikonfirmasi terkait dengan keikutsertaan perusahaan saksi sebagai salah satu eksportir benur yang mendapat rekomendasi dan didalami juga adanya dugaan pertemuan di KKP untuk mengkondisikan nilai fee yang akan diberikan ke berbagai pihak di antaranya tersangka EP (Edhy Prabowo) bersama Tim,” ujar Ali dalam keterangannya, Senin (4/1/2021) malam.

Tim penyidik juga turut memeriksa Edhy Prabowo kemarin. Pada pemeriksaan tersebut, tim penyidik KPK menggali mengenai proses penyusunan dan penerbitan Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia.

“Edhy Prabowo, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan digali pengetahuannya terkait proses penyusunan dan penerbitan Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia,” kata Ali.

 



Source link

Leave a Reply