KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin



Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY), tersangkan kasus tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi.

“Hari ini, penyidik KPK memperpanjang masa penahanan tersangka RY berdasarkan penetapan Ketua PN Bandung untuk 30 hari ke depan terhitung mulai 12 Oktober 2020 sampai dengan 10 November 2020 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan perpanjangan penahanan terhadap Rachmat Yasin dilakukan guna menyelesaikan proses penyidikan dan pemberkasan perkara tersebut. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 25 Juni 2019.

Sebagaimana dilansir Antara, Bupati Bogor periode 2008-2014 itu diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar Rp 8,93 miliar.

Uang tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Selain itu, tersangka Rachmat Yasin juga diduga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan mobil Toyota Vellfire senilai Rp 825 juta.

Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja.

Rachmat Yasin disangka melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 



Source link

Leave a Reply