Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap Akhir Pekan, Kini Ada Sanksi Dendanya

Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap Akhir Pekan, Kini Ada Sanksi Dendanya



Untuk petugas pemeriksaan masih ditempatkan di lokasi yang sama seperti penerapan ganjil genap pekan lalu, yaitu 6 pos sekat dan 5 pos check point. Hanya saja kali ini ada penambahan satu Pos Crowd Free Road (CFR).

Petugas di pos ini yang nantinya melakukan pola back up personel jika lalu lintas di pos sekat atau check point sudah sangat padat.

“Tugas personel CFR ini bekerja secara mobile. Apabila mendapat laporan di ruas jalur yang tidak terkontrol, tersekat, maka tim yang akan melakukan penutupan jalan atau penyeleksian kendaraan,” terangnya.

Susatyo menjelaskan, dari hasil evaluasi ganjil genap pekan kemarin, penerapan ini dinilai cukup efektif menekan mobilitas masyarakat.

“Ganjil genap pekan lalu volume kendaraan berkurang. Tapi perlu diingat, ini dalam rangka protokol kesehatan, bukan tentang kemacetan lalu lintas,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustiansyah menambahkan, sanksi yang akan diberikan kepada para pelanggar ganjil genap yaitu sesuai dengan Perwali 107 Tahun 2020 tentang Penerapan Sanksi Administratif untuk Pelanggar PSBMK.

“Sanksinya yang melanggar berupa denda mulai Rp 50 ribu dan maksimalnya Rp 250 ribu,” terang Agustiansyah.

Pemberian sanksi ganjil genap dilakukan di setiap check point dengan sistem drive thru. “Kalau pelatnya sesuai tapi pengemudi melanggar protokol kesehatan bisa dikenakan sanksi juga,” kata Agus.



Source link

Leave a Reply