Kemenkes Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Belum Bisa Jadi Syarat Perjalanan

Kemenkes Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Belum Bisa Jadi Syarat Perjalanan



Sebelumnya pada Januari lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat mewacanakan adanya sertifikat digital vaksinasi COVID-19 sebagai pengganti hasil tes swab bagi pelaku perjalanan, setelah mendapatkan usulan dari anggota Komisi IX DPR RI.

“Sehingga kalau mau terbang atau pesan tiket, tidak usah menunjukkan (bukti) PCR tes atau antigen. Dengan menggunakan electronic health sertification itu, dia langsung bisa lolos dan itu terintegrasi,” katanya saat itu.

Namun, anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo kala itu mengingatkan agar hal tersebut tidak diartikan sebagai kebebasan usai seseorang diberi vaksin COVID-19.

“Divaksin belum berarti bebas. Divaksin kemudian pergi ke sana-sini, kena virus, naik pesawat, menulari semua. Hati-hati itu, Pak,” kata Rahmad kepada Budi Gunadi.

WHO dalam salah satu konferensi persnya pada Januari juga mengatakan bahwa mereka belum merekomendasikan bukti vaksinasi COVID-19 sebagai syarat perjalanan.

“Bukan karena kami tidak ingin itu menjadi ide yang bagus di masa depan, tetapi karena kita masih kekurangan bukti kritis apakah orang yang telah divaksinasi masih bisa terinfeksi atau masih bisa menularkan penyakit,” kata Michael Ryan, Executive Director WHO Emergencies Program.



Source link

Leave a Reply