Kafe Dekat Sekolah di Makassar Jualan Miras, Salah Siapa?

Kafe Dekat Sekolah di Makassar Jualan Miras, Salah Siapa?



Kepala Dinas Parwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid mengatakan semua izin minuman beralkohol di antaranya yang dimiliki oleh Kafe Br tidak pernah diketahui oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Namun, ia mengungkapkan bahwa Jalan Amanagappa, Kecamatan Ujung Pandang merupakan zonasi jasa pariwisata. Sehingga, tidak masalah didirikan usaha kafe, restoran, dan perkantoran.

“Tapi khusus soal masalah Br, saya tidak pernah mengeluarkan izin pariwisata atau tanda daftar usaha untuk lokasi usaha di Kafe Br,” ucap Nurmayani via telepon, Selasa 17 November 2020.

Diketahui, pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 5 tahun 2011 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata, Kafe maupun Bar/tempat minum merupakan satu diantara kegiatan usaha pariwisata yang diatur dalam Perda tersebut.

Tepatnya dapat dilihat pada Bab VI yang membahas tentang bidang dan jenis usaha pariwisata. Pada Bab VI bagian kedua tentang jasa usaha pariwisata, tertera pada bagian paragraf 5 tentang usaha jasa makanan dan minuman. Jenis usaha jasa makanan dan minuman sebagaimana diterangkan pada Pasal 20 yakni terdiri dari restoran, kafe, bar/rumah minum, rumah makan, warung kopi, kantin, catering, pusat penjualan makanan, dan jasa boga.

Tak hanya itu, pada Perda Kota Makassar Nomor 5 tahun 2011 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata, juga mengatur tentang ketentuan larangan. Tepatnya pada Bab VIII Pasal 31 ayat 3 yang menerangkan bahwa usaha pariwisata yang dapat menjual minuman beralkohol terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Dinas Parwisata sebelum diterbitkannya izin tempat penjualan minuman beralkohol.

Serta pada pasal 33 juga disebutkan tentang larangan pendirian tempat usaha diantaranya rumah bernyanyi keluarga, klub malam, diskotek, dan panti pijat yang berada dalam radius 200 meter dari tempat ibadah dan sekolah.



Source link

Leave a Reply