Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Kemensos Intensifkan Koordinasi dengan Para Pemangku Kepentingan

Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Kemensos Intensifkan Koordinasi dengan Para Pemangku Kepentingan



Persiapan peringatan Hari Pahlawan (Harwan) 2020, sebenarnya sudah berlangsung sejak pertengahan bulan Oktober lalu. Pada 20 Oktober 2020, Menteri Sosial Juliari P. Batubara meluncurkan logo resmi Harwan 2020. 

Dalam logo berbentuk bulat tersebut, tampak seorang pejuang berdasi merah menegakkan bambu runcing dengan bendera merah putih berkibar di ujungnya. Di atas tertera tema Harwan 2020 yakni “Pahlawanku Sepanjang Masa”. Di bawah tertera tahun penyelenggaraan yakni tahun 2020, dengan diapit kiri kanan masing-masing tiga bintang.

“Bambang menyatakan, tema “Pahlawanku Sepanjang Masa” ini sengaja dipilih dengan pertimbangan. Kalau dulu ‘pahlawan’ identik dengan perjuangan yang melawan penjajah mengantarkan Indonesia pada kemerdekaan,” katanya.

Di Era masa kini, kata Bambang, makna ‘pahlawan’ bisa dipahami dari berbagai pengertian. Mereka adalah sosok panutan yang dapat membawa perubahan serta memberikan kontribusi positif dalam berbagai sisi, dari segi ekonomi, sosial budaya, seni, politik bahkan pariwisata dengan lingkup lokal hingga internasional. 

Di era digital, kata Bambang, banyak bermunculan sosok yang dengan ide, karya, dan kontribusi yang sangat dibutuhkan dan bermanfaat tidak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk masyarakat sekitarnya, lingkup regional, nasional dan bahkan dunia. 

Mereka bisa influencer, content creator, olahragawan, pebisnis muda, artis,  sociopreneur, animator, dan sederet pekerjaan lainnya bermunculan. 

“Dulu profesi ini kurang dikenal, berkat adanya sosial media menjadi viral dan dikenal oleh masyarakat luas dan bahkan menjadi suatu gerakan untuk memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik. Sebagian masyarakat, memandang mereka sebagai pahlawan,” katanya.

 

(*)



Source link

Leave a Reply