Investigasi Kematian Maradona : Kesaksian Janggal Orang-Orang Dekat Si Tangan Tuhan

Investigasi Kematian Maradona : Kesaksian Janggal Orang-Orang Dekat Si Tangan Tuhan



Maradona sendiri tinggal bersama keponakannya yang berusia 24 tahun usai menjalani operasi di Tigre, Buenos Aires, awal November lalu. Keponakannya sebelumnya mengaku sempat melihat Maradona bangun dan sarapan sebelum beberapa jam dia ditemukan tewas di dalam tidurnya. 

Namun hasil penyelidikan justru menemukan kalau Diego Maradona tidak pernah menyentuh sarapannya. Dia tidak makan apapun sebelum meninggal dunia, dan roti lapis di samping tempat tidur yang diduga merupakan sisa makan malam sebelumnya juga belum disentuh sama sekali. 

Masih banyak kejanggalan yang belakangan menyelimuti kepergian Maradona. Keterangan perawat Maradona juga diketahui tidak konsisten. Sebelumnya, dia mengatakan sempat melihat Maradona masih bernapas pada pukul 06.30 dan 9.20. Namun belakangan dia juga mengaku telah berbohong dan menyatakan tidak pernah mengecek kondisi Maradona sebanyak dua kali. 

Nama lain yang juga ikut terseret dalam pusaran kontroversi kematian Diego Maradona adalah Leopoldo Luque. Dikter bedah sepsialis saraf itu juga tengah dalam penyelidikan polisi.

Ketenangan Luque mulai terusik saat putri-putri Maradona, Dalma, Gianinna dan Jana mengungkapkan keprihatinan mereka atas buruknya tindakan medis yang diperoleh ayahnya saat mengalami serangan jantung di Tigre. 

Menurut mereka, pertolongan datang terlambat meski sudah dihubungi berkali-kali. Pengacara keluarga Maradona, Matias Morla, juga mengklaim ambulans baru datang satu setengah jam kemudian. Karena itu dia meminta agar dilakukan investigasi atas kematian El Diego.

Pihak kepolisian segera merespons dan melakukan penyelidikan. Sebanyak 30 orang dikirim untuk menggeledah kediaman Luque. Sementara 20 lainnya ditugaskan mengumpulkan bukti di kliniknya.

 

 

 

 



Source link

Leave a Reply