Industri Otomotif Lesu, Laba Adira Finance Anjlok 42,6 Persen

Industri Otomotif Lesu, Laba Adira Finance Anjlok 42,6 Persen



PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) telah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 18,6 triliun kepada debitur yang terdampak pandemi Covid-19. Nilai retrukturisasi tersebut diberikan hingga September 2020.

“Sejalan dengan himbauan OJK sampai September 2020 kita sudah merestrukturisasi sebesar Rp 18,6 triliun, restrukturisasi besar itu terjadi di bulan April, Mei, dan Juni,” kata Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli, dalam Paparan Publik tahunan 2020 PT Adira Dinamika Multi Finance TBK, Selasa (3/11/2020).

Namun pada Juli, Agustus, September jumlah restrukturisasi per bulan Adira Finance sudah mengecil. Di mana dari jumlah Rp 18,6 triliun tersebut per bulan September 2020 saja restrukturisasi sudah Rp 230 miliar saja.

Menurutnya seiring berjalannya waktu tren restrukturisasi sudah menurun, karena perkembangan perekonomian para kreditur mulai menggeliat kembali. Lantaran kebijakan PSBB sudah dicabut. Kendati begitu, Adira tetap membantu kreditur yang masih membutuhkan restrukturisasi.

“Kalau kita lihat Maret dan April itu ada PSBB yang menyetop perekonomian, tapi sekarang kita lihat perekonomian sudah terbuka kembali, jadi restrukturisasinya semakin mengecil,” ujarnya.

Lanjutnya, hingga kini sudah 70 persen debitur Adira Finance yang melakukan pembayaran restrukturisasi kredit tersebut. Sementara sisanya masih proses. ia pun berharap bagi kreditur yang belum melakukan pembayaran restrukturisasi perekonomiannya bisa membaik sehingga bisa melakukan pembayaran.

“Tentu harapan kita jumlahnya tidak akan besar karena dengan kembalinya kegiatan ekonomi, nasabah-nasabah kami perekonomiannya akan menggeliat kembali,” pungkasnya.



Source link

Leave a Reply