Gunakan Paspor Palsu, Warga Nigeria Dideportasi dari Bali

Gunakan Paspor Palsu, Warga Nigeria Dideportasi dari Bali



Liputan6.com, Denpasar – Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma mengatakan, seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria, Awok Ayoola Kelvin (30) dideportasi dari Bali karena menggunakan paspor palsu saat memasuki wilayah Indonesia.

“Waktu dia datang dulu saat pemeriksaan di konter imigrasi dia menunjukkan paspor Prancis yang ternyata palsu. Selanjutnya, dia diperiksa dan ditahan oleh petugas dari Inteldakim Kantor Imigrasi Klas I Khusus TPI Ngurah Rai,” jelas Surya Dharma saat dikonfirmasi di Denpasar, Rabu (14/10/2020) malam.

Ia mengatakan, setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, ternyata warga asing tersebut juga mempunyai paspor Nigeria. Kemudian, terhadap Awok Ayoola Kelvin ditahan di Rudenim. Lalu, petugas mengonfirmasi ke perwakilan negara bahwa ia (Awok Ayoola Kelvin) hanya diakui sebagai warga negara Nigeria.

“Dia punya tiga paspor yaitu Prancis, Nigeria dan Afrika Selatan. Namun, yang asli hanya paspor Nigeria,” ucap Surya seperti dikutip Antara.

Selanjutnya, Awok Atoola Kelvin dideportasi melalui TPI Soekarno Hatta menggunakan maskapai Ethiopia Airlines, pada Selasa (13/10/2020). Warga asing tersebut berada di detensi Rudenim Denpasar sejak 13 November 2018 karena melanggar Pasal 119 ayat (2) UU No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

“Saat itu yang bersangkutan sudah keburu ditangkap di bandara ketika dia sampai dan menunjukkan paspor Perancis palsu. Dari pemeriksaan petugas Imigrasi Ngurah Rai yang bersangkutan hanya dikenai sanksi administrasi dan diserahkan ke Rudenim untuk ditahan,” jelas Surya.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.



Source link

Leave a Reply