Dahlan Iskan Cerita Bahaya D-dimer pada Pasien COVID-19

Dahlan Iskan Cerita Bahaya D-dimer pada Pasien COVID-19


VIVA – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkap istilah yang belum banyak orang tahu. Bahkan, dia mengaku baru tahu istilah itu saat terkena COVID-19.

Dahlan diketahui berhasil sembuh dari COVID-19, setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kalau saja tidak terkena COVID-19, mungkin saya tidak kenal istilah ini, D-dimer,” ujar Dahlan dikutip dari Disway.id, Selasa 9 Februari 2021.

Baca juga: Jakarta Banjir, Anies: Waspada Musim Hujan Belum Selesai

Ia menjelaskan, saat terkena COVID-19 pada Januari lalu, hasil D-Dimer darahnya berada di angka 2.600. Ini dinilai sudah cukup tinggi, karena normalnya maksimum 500.

Pembicaraan soal D-dimer ini, lanjut Dahlan, sebetulnya ramai pada pekan lalu. Yaitu saat seorang pasien COVID-19 meninggal dunia, justru setelah 10 hari dinyatakan COVID-nya negatif. Sudah double pemeriksaan, masih negatif.

“Ternyata, saya kenal almarhum, Santoso Widjaya. Umur 63 tahun. Kontraktor listrik, rekanan PLN sejak zaman dulu,” ujar Dahlan yang juga mantan Dirut PLN itu.

Ia menceritakan, Santoso terkena COVID pada tanggal 9 Desember 2020. Lalu, pada 21 Desember dinyatakan sembuh. Hasil swab test-nya negatif. Lalu diswab lagi, tetap negatif.

Istri Santoso bercerita bahwa suaminya tidak pernah sakit dan tidak pernah masuk rumah sakit. “Ya, baru sekarang ini berurusan dengan rumah sakit. Meninggal,” ujar Swanniwati, istri Santoso kepada Dahlan. 



Source link

Leave a Reply