Cerita Akhir Pekan: Mengatasi Wisatawan Lupa Diri Saat Liburan di Masa Pandemi Corona Covid-19

Cerita Akhir Pekan: Mengatasi Wisatawan Lupa Diri Saat Liburan di Masa Pandemi Corona Covid-19



Secara terpisah, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan, penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata sangat penting, kecuali di pantai. Ia mengatakan jika pengunjung tak memakai masker, maka pihak pengelola destinasi harus menyediakan masker.

“Jadi, harus ada pengawasan yang ketat kepada para pengunjung, tapi harus rasional juga. Artinya, kalau di pantai, pegunungan, ya, nggak masalah nggak pakai masker karena wisata alam, kecuali wisatanya di dalam gedung. Itu lain (harus pakai masker). Jadi, harus dilihat dulu jenis wisatanya. Jangan tiba-tiba dinilai melanggar protokol kesehatan,” ujar Trubus kepada Liputan6.com, Sabtu, 21 November 2020.

Trubus mengatakan jika penerapan protokol kesehatan terlalu ketat di destinasi wisata. Karena jika terkesan terlalu ribet, maka akan banyak orang tak mau datang. “Umpamanya, mereka membawa orangtua atau anak-anak, terus dipaksa harus pakai masker, maka urusannya jadi ribet,” kata Trubus.

Pengelola wisata tentu senang dengan kehadiran para pengunjung, karena saat ini, masih banyak orang yang enggan untuk ke lokasi wisata karena masih khawatir terhadap corona Covid-19, termasuk juga hotel masih sepi.

“Saya belum lama menginap di Garut, mereka yang menginap di hotel-hotel di sana masih sedikit, bahkan masih adanya sepi. Jadi, jangan terlalu cepat menyalahkan atau melarang, karena pengelola destinasi juga harus membayar karyawan, pajak, kalau semuanya dilarang dan disalahkan, terus bagaimana mereka harus membayar karyawan atau membayar pajak?” tanya Trubus.



Source link

Leave a Reply