Bola Ganjil: Patah Hati Pertama Bayern di Liga Champions, Bukan karena MU

Bola Ganjil: Patah Hati Pertama Bayern di Liga Champions, Bukan karena MU



Empat tahun berselang, Lattek kembali di puncak sepak bola Eropa dan berkesempatan memenangkan Si Telinga Besar untuk kali kedua.

Optimisme membayangi. Meski kapten Klaus Augenthaler dilarang bemain serta duo Roland Wohlfarth dan Hans Dorfner cedera, Bayern Munchen masih memiliki banyak bintang. Norbert Eder, Lothar Matthaus, Dieter Hoeness, dan Andreas Brehme merupakan pilar di klub dan timnas.

Bayern Munchen juga punya Jean-Marie Pfaff, saat itu dianggap sebagai kiper terbaik dunia.

Di seberang berdiri FC Porto. Tim asal Portugal ini kehilangan striker sekaligus kapten Fernando Gomes serta bek tengah Lima Pereira. Walau juga punya banyak pemain berkualitas, kualitas mereka tidak semegah penggawa Bayern Munchen.

Lattek akan adu strategi melawan Artur Jorge, pelatih yang menimba ilmu di Jerman Timur. Namun, tidak seperti Lattek, Jorge harus mulai dari bawah sebelum mendapat pekerjaan di klub top. Dia menangani Vitoria de Guimaraes, Belenenses, dan Portimonense sebelum FC Porto meminangnya pada 1984.

 



Source link

Leave a Reply