Bersiwak, Kebiasaan Sehat yang Rutin Dilakukan Nabi Muhammad SAW dan Disukai Allah SWT

Bersiwak, Kebiasaan Sehat yang Rutin Dilakukan Nabi Muhammad SAW dan Disukai Allah SWT



Liputan6.com, Jakarta Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh setiap 12 Rabiul Awal kalender Hijriah. Tahun ini, tanggal Hijriah tersebut bertepatan dengan 29 Oktober 2020, hari ini.

Dalam penanggalan Masehi, Maulid Nabi Muhammad jatuh pada tanggal yang berbeda-beda. Hanya pada kalender Hijriah, kelahiran Nabi Muhammad jatuh pada tanggal yang sama, 12 Rabiul Awal.

Pada peringatan kelahiran Nabi terakhir yang diutus Allah SWT bagi umat manusia, mari kita mencoba mengenal sosok beliau dengan lebih dekat melalui beberapa kebiasaannya.

Kebiasaan baik yang tercermin dalam keseharian Rasulullah adalah menjaga kebersihan, salah satunya kebersihan mulut dan gigi. Kebiasaan Nabi Muhammad bersiwak diabadikan dalam berbagai hadits. Menurut salah seorang sahabat, Abu Hurairah, Nabi pernah berkata, “Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya akan aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali hendak salat.” Hal ini dimuat dalam HR. Muslim nomor 252.

Hal serupa juga pernah disampaikan salah seorang istri Rasulullah, Sayyidah Aisyah. Menurutnya, Nabi Muhammad pernah mengatakan, “Bersiwak artinya menyucikan mulut dan menyenangkan Rabb.”

Nabi Muhammad juga pernah menyeru kepada Umat Muslim di suatu Jumat yang kemudian diabadikan dalam HR Bukhari nomor 880 dan Muslim nomor 846, “Mandi pada hari Jumat merupakan kewajiban bagi orang yang sudah baligh, dan agar bersiwak, dan memakai minyak wangi bila memilikinya.”

Mengutip laman Arabnews, bersiwak merupakan sunnah dan penggunaan serta waktunya telah dicatatkan dalam Al Quran dan Hadis. Dianjurkan bersiwak ketika mulut mengeluarkan bau tidak sedap, ketika akan membaca atau mempelajari Al Quran, ketika akan salat, setelah masuk rumah, sebelum memasuki masjid (atau taklim), sebelum makan sahur, sebelum tidur, dan setelah bangun tidur.

 



Source link

Leave a Reply