You are currently viewing Amankah Mencerahkan Kulit Ketiak Gelap dengan Minyak Kayu Putih?

Amankah Mencerahkan Kulit Ketiak Gelap dengan Minyak Kayu Putih?



Liputan6.com, Jakarta – Kulit ketiak kehitaman tak jarang jadi bentuk kekhawatiran tersendiri bagi sebagian kaum hawa. Kondisi ini dapat membuat percaya diri menurun, sehingga beragam upaya rela ditempuh untuk mencerahkan kulit ketiak yang menghitam.

Bicara soal itu, belakangan juga beredar luas di media sosial mengenai tips mencerahkan kulit ketiak gelap dengan minyak kayu putih. Apakah cara tersebut aman untuk dilakukan? Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Anna Juniawati Putri Gunawan, Sp.KK mengungkap penjelasannya.

“Dari segi kulit kurang aman karena minyak kayu putih itu hangat dan ada kandungan cineole, di mana cineole memberi efek hangat dengan cara melebarkan pembuluh darah atau vasodilatasi,” kata dr. Anna saat dihubungi Liputan6.com, Selasa, 20 Oktober 2020.

Ia melanjutkan, ketiak memiliki kulit lebih tipis dan sensitif dibanding bagian lain, seperti kulit punggung tangan atau kulit lengan. Jika minyak kayu putih dioleskan ke kulit ketiak, justru dapat menimbulkan iritasi.

“Jadi, saya sebagai dokter kulit tidak menganjurkan mencerahkan kulit ketiak menggunakan minyak kayu putih karena bisa menimbulkan iritasi pada kulit,” lanjutnya.

Dikatakan dr. Anna, gejala iritasi sendiri meliputi, kemerahan, perih, dan gatal. Jika hal tersebut terjadi pada kulit ketiak, warnanya justru akan lebih gelap.

Sementara, ada beberapa faktor yang memicu kulit ketiak gelap. “Pertama hormonal. Misal, pada wanita hamil cenderung area-area lipatan sering jadi gelap karena peningkatan kadar hormon saat hamil,” jelasnya.

“Biasanya ada yang sifatnya sementara. Jadi, nanti setelah melahirkan, kadar hormon sudah mulai turun, biasanya warnanya cenderung lebih light. Kedua, iritasi. Misalnya pakai minyak kayu putih yang panas dioles ke kulit ketiak jadi iritasi,” tambah dr. Anna.

Disebutkan, setelah kemerahan mereda, kulit ketiak biasanya cenderung lebih gelap. Dalam istilah medis, kondisi itu disebut hiperpigmentasi pascainflamasi atau gelapnya kulit pascaperadangan.



Source link

Leave a Reply